Mars SMANSA

video profile Sekolah
PrestasiSiswa

Foto Terbaru

FotoFoto
FotoFoto
FotoFoto
» Foto lainya 

Jenderal Masuk MPLS, Siswa Baru Makin Semangat

Tanggal : 07/18/2012, 16:19:44, dibaca 1917 kali.

 

ALUMNI TERBAIK SMANSA:Laksamana Pertama TNI AL A Taufiqurrahman sengaja datang untuk memberikan materi kepemimpinan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Sabtu (14/7) . Untuk membekali para siswa baru supaya memiliki karakter yang bagus, SMAN 1 Kota Sukabumi tidak mau setengah-setengah. Anak-anak siswa baru digembleng dengan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolahnya. Untuk tahun pelajaran 2012/2013, MPLS didatangi langsung seorang jenderal dari Angkatan Laut. Jenderal yang datang tersebut adalah Pimpinan Satgas Merah Putih, yang berhasil membebaskan puluhan ABK MV Sinar Kudus yang disandera perompak tahun lalu. Bagaimana kisahnya? Laporan : Sri Sumarni Banyak orang mengenal Masa Orientasi Siswa (MOS), sebagai kegiatan wajib yang harus diikuti para siswa baru sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM). Namun, dalam perjalannnya tidak sedikit laporan miring bermunculan tentangnya. Dimana masih ditemuinya tindak kekerasan (perpeloncoan,red) dari kakak kelas, sehingga memberatkan siswa baru. Namun, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Di sekolah yang berlokasi di Jl. RH Didi Sukardi (Dulu Jl. Otista,red), nama MOS dirubah menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Nama baru yang lebih elegan tersebut, diakui oleh hampir semua siswa barunya lebih memberikan rasa nyaman bagi mereka. Sehingga rasa takut hilang dengan sendirinya. Tidak hanya itu, saat melihat langsung ke lapangan. MPLS yang dijalankan hampir sepekan yang lalu ini, sama sekali tidak diwarnai aksi kekerasan dari para seniornya. Aktivitas yang terjadi lebih kepada pengenalan sekolah dan penyaluran potensi para para siswa baru, yang dibingkai lewat kegiatan-kegiatan MPLS yang unik, menarik dan lebih kreatif. Sehingga diharapkan, setelah selesai MPLS ini para siswa baru mempunyai keyakinan dan kebanggan tersendiri, lantaran tidak salah telah memilih SMAN 1 sebagai tempat menuntut ilmu. Ada yang istimewa dalam moment sekali seumur para siswa belajar di “Sekolah Uncal” ini, adalah hadirnya seorang jenderal dalam MPLS. Tentunya, hal ini tidak akan ditemui peserta didik baru di MPLS-MPLS sekolah lain di Sukabumi. Tidak tanggung-tanggung, jenderal yang datang tersebut adalah Pimpinan Satgas Merah Putih, yang berhasil membebaskan puluhan ABK MV Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia selama 46 hari tahun lalu. Saat pembebasan, jenderal ini tergabung dalam pasukan yang bernama Satgas Merah Putih/Duta Samudera. Keberhasilan Satgas Merah Putih membebaskan para ABK Sinar Kudus merupakan kebanggan bagi pemerintah. Penghargaan pun diberikan Presiden RI SBY kepadanya. Siapa lagi kalau bukan Laksamana Pertama TNI AL A.Taufiqurrahman. Pria bertubuh tegap ini ternyata salah satu alumni terbaik SMANSA lulusan tahun 1981. Alumni lain yang juga jebolan SMANSA yang telah susses diantaranya Letnan Jenderal Jaja Suparman (Pensiunan Seskoad), Jenderal Mokodongan, Bupati Sukabumi Sukmawijaya dan lainnya. Tepatnya pada Sabtu (14/7), ratusan peserta MPLS dikejutkan dengan kedatangan salah satu alumni terbaik SMANSA Laksamana Pertama TNI AL A Taufiqurrahman, yang saat ini mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Wakil Gubernur di Akademi Angkatan Laut (AAL). Sang Jenderal tersebut sengaja datang ke sekolah, yang pernah membesarkannya semasa SMA dahulu. Padahal disaat yang sama Sang Jenderal ada tugas penting ke Surabaya. “Ya memang saya ada tugas sama-sama pentingnya di Surabaya. Tapi karena saya bisa seperti sekarang ini adalah dari SMAN 1 maka saya pun lebih memilih datang kesini. Kedatangannya kali ini dalam rangka memberikan materi dalam MPLS tentang kepemimpinan,”tutur Laksamana Pertama TNI AL A.Taufiqurrahman kepada Radar Sukabumi usai memberikan materi kepemimpinan di MPLS SMAN 1 Kota Sukabumi. Dalam MPLS ini, orang nomor 2 di AAL ini banyak menyampaikan bahwa para siswa harus mempunyai karakter yang baik. Karakter yang kuat untuk menutut ilmu dan hendaknya juga mampu mengaplikaskan apa yang didapat dari bangku sekolah tersebut. “Seorang pelajar harus berkarakter, harus punya karakter kuat dalam dirinya. Pelajar mampu bersikap mandiri dan tidak boleh manja serta harus kreatif,”tuturnya ramah. Menurutnya, untuk menuju kearah semua itu, para siswa harus mempunyai mental baja dan pantang menyerah.” Semua keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan kesungguhan dalam menuntut ilmu, jangan sampai kita menyesal dikemudian hari. Yang paling penting juga adalah bagaimana kita mampu untuk bertanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan,”tegas Sang Jenderal dihadapan ratusan peserta MPLS. Baginya, hal yang harus ditanamkan dalam diri pelajar adalah bagaimana menyakinkan bahwa sekecil apapun yang dilakukan itu tidak akan sia-sia. Asalkan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Seseorang yang berhasil tentunya dilandasi dengan semangat membara dan tentunya diimbangi juga dengan berdoa. Supaya apa yang dicita-citakan dikabulkan. “Untuk saat ini yang paling penting adalah bagaimana kita bisa memahami suatu proses untuk menjadi. Artinya bahwa dalam mengejar cita-cita itu yang paling penting adalah kita memahami apa yang kita lakukan. Serta memiliki perencanaan yang matang,”tegasnya lagi. Demikian juga dalam memahami sesuatu. Pria tegas dan murah senyum ini mencontohkan bahwa ketika seseorang memiliki seorang tokoh idola, tentunnya yang paling harus pahaminya adalah prosesnya, kenapa tokoh tersebut berhasil. “Insyaallah kalau kita mampu memahami bagaimana perjalanan hidup dan perjuangannya untuk menuju kesuksesan tersebut, pasti kita juga bisa. Orang lain bisa kenapa kita tidak bisa, semua itu tinggal bagaimana keseriusan dalam mengejar apa yang menjadi cita-citanya,”terangnya. Disisi lain, kehadiran Laksamana Pertama di almamaternya dahulu ini disambut dengan suka cita. Bagaimana tidak untuk mendatangkan sekaliber Jenderal di sekolah tentunya tidak mudah. Tidak demikian dengan SMA N 1 Kota Sukabumi. “Justru kedatangan seorang Jenderal ini tiada lain untuk memberi semangat para siswa-siswinya. Hal ini tentunya tidak boleh disia-siakan dan harus diambil manfaatnya dengan sebaik-baiknya, terutama untuk memberikan dorongan kepada para siswa untuk berbuat yang terbaik, baik itu untuk sekolah, daerah, orang tua maupun dirinya sendiri,”urai Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Kota Sukabumi, Dudung Koswara. (*) Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=18302


Share on :

Berita Lainnya :
FB COMMENT
SMANSA COMMENT
Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas



   Kembali ke Atas